Studi Kasus: Serangan Siber yang Dialami Perusahaan Unicorn

Studi Kasus Serangan Siber yang Dialami Perusahaan Unicorn
Views: 32

Kejahatan Siber yang Marak di Indonesia
Kasus kejahatan siber semakin sering terjadi di Indonesia. Berdasarkan laporan perusahaan keamanan siber, Surfshark, sebanyak 1,04 juta data pengguna di Tanah Air mengalami kebocoran pada kuartal kedua tahun 2022. Angka ini melonjak hingga 143% dibandingkan kuartal pertama di tahun yang sama. Perusahaan swasta maupun instansi pemerintah menjadi target peretasan, dengan dampak mulai dari perubahan tampilan situs web hingga kebocoran data pelanggan.

Perusahaan yang Pernah Menjadi Korban Cyber Crime
Salah satu perusahaan yang pernah menjadi korban serangan siber adalah Tokopedia. Pada tahun 2020, peretas bernama samaran ShinyHunters membocorkan sekitar 91 juta data pengguna dan 7 juta data penjual di platform tersebut. Diduga, serangan ini memanfaatkan celah keamanan di sistem Cloud Tokopedia dengan menggunakan teknik SQL injection yang cukup kompleks.

Baca Juga:Horóscopo de Géminis de hoy: viernes 10 de enero de 2025

Tokopedia merespons serangan ini dengan memastikan data pengguna telah terenkripsi menggunakan kode rahasia yang sulit diakses peretas. Namun, serangan phishing melalui email tetap terjadi, memaksa Tokopedia untuk memberi imbauan kepada pengguna agar rutin mengganti kata sandi mereka.

Untuk meningkatkan keamanan, Tokopedia terus mengadopsi teknologi automasi, deteksi, dan respons yang mengikuti standar keamanan global. Selain itu, evaluasi tahunan dilakukan bersama pihak ketiga untuk memastikan perlindungan data pengguna. Pengguna juga diimbau untuk tidak berbagi kode OTP, mengganti kata sandi secara berkala, dan berhati-hati terhadap pesan mencurigakan.

Upaya Pencegahan Serangan Siber
Di tengah era digital, perlindungan keamanan siber menjadi kebutuhan mendesak bagi perusahaan. Dengan semakin canggihnya serangan, risiko pencurian data dan akses tidak sah semakin meningkat. Salah satu cara paling efektif untuk mencegah serangan adalah melakukan penetration testing (pentest).

Metode ini bertujuan untuk menemukan celah keamanan dari sudut pandang peretas, sehingga kerentanan dapat diperbaiki sebelum dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Pentest melibatkan teknik seperti scanning, enumeration, dan exploitation yang sering digunakan peretas.

Layanan Pentest oleh Widya Security
Widya Security, perusahaan keamanan siber bersertifikasi internasional, menyediakan layanan penetration testing untuk membantu perusahaan melindungi sistem mereka. Diskusikan kebutuhan keamanan siber Anda bersama tim Widya Security melalui WhatsApp untuk solusi perlindungan terbaik.

Praktisi Cyber Security : Gayu Gumelar

Views: 32
Studi Kasus: Serangan Siber yang Dialami Perusahaan Unicorn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top