Daftar Isi
- Mengenal Apa Itu TKA 2026 dan Perbedaannya dengan ANBK
- Jadwal Lengkap Pelaksanaan TKA SMP 2026
- Jadwal Lengkap Pelaksanaan TKA SD 2026
- Struktur Waktu dan Sesi Ujian Harian
- Pembagian Waktu Per Sesi (WIB)
- Rincian Kegiatan Ujian
- Materi yang Diujikan dalam TKA 2026
- 1. Matematika (Numerasi)
- 2. Bahasa Indonesia (Literasi)
- 3. Survei Karakter dan Lingkungan Belajar
- Tips Sukses Menghadapi TKA 2026 untuk Siswa dan Orang Tua
- Kesimpulan
Memasuki tahun ajaran 2025/2026, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah resmi merilis jadwal pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Program ini merupakan terobosan baru yang bertujuan untuk memetakan kualitas pendidikan sekaligus memberikan profil kemampuan akademik bagi setiap individu siswa. Berbeda dengan Ujian Nasional (UN) yang dulu menjadi momok, TKA hadir dengan konsep yang lebih modern, adaptif, dan berfokus pada penalaran kritis.
Bagi orang tua, guru, dan siswa kelas 6 SD serta kelas 9 SMP, memahami lini masa atau timeline TKA sangatlah penting. Persiapan yang matang bukan hanya soal nilai, tetapi juga tentang kesiapan mental siswa dalam menghadapi asesmen berskala nasional. Artikel ini akan mengupas tuntas jadwal lengkap, mekanisme pendaftaran, materi yang diujikan, hingga tips sukses menghadapi TKA 2026.
Mengenal Apa Itu TKA 2026 dan Perbedaannya dengan ANBK
Sebelum masuk ke detail jadwal, banyak yang bertanya-tanya: apa sebenarnya perbedaan antara TKA (Tes Kemampuan Akademik) dengan ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer)?
TKA (Tes Kemampuan Akademik) dirancang untuk mengukur capaian akademik individu siswa pada mata pelajaran tertentu, khususnya Bahasa Indonesia dan Matematika. Hasil dari TKA akan diberikan kepada masing-masing siswa dalam bentuk sertifikat atau profil kemampuan individu. Menariknya, meskipun tidak menjadi penentu kelulusan secara mutlak, nilai TKA dapat digunakan sebagai salah satu instrumen seleksi masuk ke jenjang pendidikan berikutnya melalui jalur prestasi.
Sementara itu, ANBK lebih difokuskan pada pemetaan mutu satuan pendidikan secara kolektif. Pada tahun 2026, pemerintah melakukan langkah efisiensi dengan mengintegrasikan pelaksanaan TKA dan ANBK untuk kelas akhir (kelas 6 dan 9). Artinya, siswa tidak perlu mengikuti dua ujian yang berbeda di waktu yang berjauhan, karena materi survei karakter dan survei lingkungan belajar juga akan disisipkan dalam rangkaian TKA.
baca juga:ZeroDayRAT Dijual Bebas, Android dan iPhone Terancam
Jadwal Lengkap Pelaksanaan TKA SMP 2026
Siswa jenjang SMP/MTs dan sederajat akan menjadi kelompok pertama yang melaksanakan TKA 2026. Proses ini dimulai sejak awal tahun dengan tahap pendaftaran dan simulasi. Berikut adalah rincian tanggal penting untuk TKA SMP 2026:
- Pendaftaran Peserta: 19 Januari – 28 Februari 2026
- Simulasi TKA SMP: 23 Februari – 1 Maret 2026
- Gladi Bersih (Persiapan Final): 9 – 17 Maret 2026
- Pelaksanaan Utama TKA SMP: 6 – 16 April 2026
- Pelaksanaan TKA Susulan: 11 – 19 Mei 2026
- Pengolahan Hasil: 20 – 24 Mei 2026
- Pengumuman Hasil Nasional: 26 Mei 2026
Pelaksanaan TKA SMP sengaja diletakkan lebih awal agar proses transisi menuju jenjang SMA/SMK dapat berjalan lebih lancar, mengingat hasil TKA sering kali menjadi pertimbangan dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
Jadwal Lengkap Pelaksanaan TKA SD 2026
Untuk jenjang SD/MI dan sederajat, pelaksanaan TKA akan dilakukan setelah jenjang SMP selesai. Hal ini bertujuan agar infrastruktur komputer dan teknisi di sekolah-sekolah dapat difokuskan secara bergantian. Berikut jadwal resmi TKA SD 2026:
- Pendaftaran Peserta: 19 Januari – 28 Februari 2026
- Simulasi TKA SD: 2 – 8 Maret 2026
- Gladi Bersih (Persiapan Final): 9 – 17 Maret 2026
- Pelaksanaan Utama TKA SD: 20 – 30 April 2026
- Pelaksanaan TKA Susulan: 11 – 19 Mei 2026
- Pengolahan Hasil: 20 – 24 Mei 2026
- Pengumuman Hasil Nasional: 26 Mei 2026
Penting bagi sekolah untuk memastikan bahwa seluruh data siswa di Dapodik sudah valid sebelum tenggat waktu pendaftaran berakhir pada akhir Februari 2026.
Struktur Waktu dan Sesi Ujian Harian
Pelaksanaan TKA 2026 di setiap sekolah dibagi menjadi beberapa sesi untuk mengakomodasi keterbatasan perangkat komputer. Secara umum, ujian berlangsung selama 2 hari untuk setiap peserta dengan pembagian sebagai berikut:
Pembagian Waktu Per Sesi (WIB)
- Sesi 1: 07.00 – 08.45
- Sesi 2: 09.15 – 11.00
- Sesi 3: 11.30 – 13.15
- Sesi 4: 13.45 – 15.30 (Khusus untuk sekolah dengan jumlah siswa banyak)
Rincian Kegiatan Ujian
Setiap harinya, siswa akan menghabiskan waktu sekitar 105 menit (1 jam 45 menit) di depan komputer dengan rincian:
- Latihan (10 menit): Adaptasi dengan antarmuka aplikasi ujian.
- Mata Uji Utama (75 menit): Matematika (Hari ke-1) dan Bahasa Indonesia (Hari ke-2).
- Survei (20 menit): Survei Karakter (Hari ke-1) dan Survei Lingkungan Belajar (Hari ke-2).
Materi yang Diujikan dalam TKA 2026
Berbeda dengan pola soal ujian konvensional, TKA 2026 lebih menekankan pada kemampuan Literasi dan Numerasi yang dikemas dalam soal-soal berbasis masalah kehidupan nyata (problem solving).
1. Matematika (Numerasi)
Soal matematika tidak lagi sekadar menghitung rumus, melainkan bagaimana siswa menggunakan konsep matematika untuk menganalisis data, memahami pola, dan menyelesaikan masalah logis. Cakupan materinya meliputi Bilangan, Geometri dan Pengukuran, serta Aljabar Dasar (untuk SMP).
2. Bahasa Indonesia (Literasi)
Fokus utama adalah kemampuan siswa dalam memahami, menggunakan, mengevaluasi, dan merefleksikan berbagai jenis teks. Siswa akan dihadapkan pada teks informasi (berita, artikel) dan teks fiksi (cerita pendek, puisi) untuk kemudian ditarik kesimpulannya.
3. Survei Karakter dan Lingkungan Belajar
Bagian ini bertujuan untuk mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan yang mencerminkan karakter siswa sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila. Selain itu, aspek lingkungan sekolah juga dipotret untuk melihat kualitas keamanan dan kenyamanan belajar di sekolah tersebut.
Tips Sukses Menghadapi TKA 2026 untuk Siswa dan Orang Tua
Mengingat TKA menggunakan format digital dan tipe soal HOTS (Higher Order Thinking Skills), persiapan yang dilakukan haruslah tepat sasaran. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Ikuti Simulasi dan Gladi Bersih: Jangan lewatkan jadwal simulasi pada bulan Februari dan Maret. Ini adalah waktu terbaik bagi siswa untuk membiasakan diri dengan sistem navigasi soal di komputer agar tidak gugup saat ujian utama.
- Perbanyak Latihan Soal Literasi: Biasakan membaca bacaan panjang dan mencoba merangkum isinya. Soal TKA seringkali menjebak peserta yang malas membaca secara detail.
- Pahami Konsep, Bukan Hafalan: Dalam numerasi, memahami “mengapa” sebuah rumus digunakan jauh lebih penting daripada menghafal rumusnya saja.
- Jaga Kondisi Fisik: Pelaksanaan ujian pada bulan April seringkali bertepatan dengan perubahan musim atau kegiatan sekolah lainnya. Pastikan siswa mendapatkan istirahat yang cukup dan asupan nutrisi yang baik.
- Dukungan Psikologis dari Orang Tua: Mengingat TKA bersifat tidak wajib namun bermanfaat, orang tua sebaiknya tidak memberikan tekanan berlebih. Jadikan TKA sebagai ajang bagi anak untuk mengetahui sejauh mana kemampuan mereka berkembang.
Kesimpulan
TKA 2026 adalah momentum penting bagi dunia pendidikan Indonesia untuk beralih ke standar penilaian yang lebih objektif dan modern. Dengan jadwal yang telah ditetapkan secara nasional, diharapkan seluruh sekolah, siswa, dan orang tua dapat bersinergi untuk menyukseskan agenda ini.
penulis:septa
