Daftar Isi
Uji Keamanan Sistem Informasi dengan Penetration Testing SNI ISO/IEC 27001:2022
SNI ISO/IEC 27001:2022 menetapkan standar keamanan sistem informasi, termasuk kewajiban melakukan pengujian kerentanan melalui penetration testing. Proses ini dilakukan oleh seorang ahli yang disebut penetration tester, yang bertugas mengidentifikasi titik-titik kerentanan dalam sistem informasi.
Penetration tester biasanya menjalankan simulasi serangan siber untuk mengevaluasi celah keamanan secara akurat. Ada beberapa aspek dari sistem jaringan TI yang menjadi fokus pengujian penetration tester. Berikut adalah platform-platform utama yang diuji:
4 Platform yang Menjadi Target Pengujian Penetration Tester
1. Website
Website perusahaan sering menjadi sasaran pengujian untuk mendeteksi risiko serangan SQL Injection. Serangan ini dapat membuka peluang pencurian data yang berharga. Dengan penetration testing, kerentanan website terhadap serangan seperti ini dapat diminimalkan.
2. Mobile Apps
Aplikasi seluler merupakan salah satu pintu masuk favorit bagi peretas untuk mendapatkan akses ke sistem perusahaan. Serangan SQL Injection dan Cross-Site Scripting (XSS) adalah ancaman umum bagi aplikasi mobile. Melalui penetration testing, sistem aplikasi dapat divalidasi untuk memastikan tidak ada celah pada input data yang memungkinkan serangan siber terjadi.
Baca Juga:Mengenal Mikrotik: Alat Penting untuk Teknik Komputer dan Jaringan
3. Wi-Fi
Wi-Fi menjadi bagian vital dari operasional perusahaan, namun juga berpotensi menjadi titik lemah keamanan sistem. Masalah autentikasi, enkripsi, hingga kekuatan kata sandi dapat menjadi celah bagi peretas. Penetration tester akan menguji keefektifan sistem IDS/IPS (Intrusion Detection/Prevention System) dalam mendeteksi dan menanggapi ancaman siber.
4. Server
Server adalah target utama serangan siber seperti Distributed Denial of Service (DDoS), yang dapat menyebabkan server tidak bisa diakses. Dengan simulasi serangan siber, penetration tester membantu perusahaan menilai kemampuan server dalam melindungi data dan menjaga sistem tetap aman dari potensi serangan.
Pentingnya Penetration Testing untuk Sistem Keamanan Perusahaan
Proses penetration testing sangat penting untuk memastikan sistem jaringan perusahaan mampu melindungi data dan informasi sensitif dari ancaman siber. Dengan memahami platform-platform yang menjadi fokus pengujian, perusahaan dapat lebih proaktif dalam menjaga keamanan sistem mereka.
Praktisi Cyber Security : Gayu Gumelar
