Daftar Isi
- Rakit LAN Sendiri? Wajib Tahu Kabel Straight Ini! Gak Ribet Kok!
- Apa Sih Kabel Straight Itu? Kok Penting Banget?
- Kenapa Harus Kabel Straight? Apa Bedanya dengan Kabel Lain?
- Urutan Warna Kabel Straight yang Benar: Jangan Sampai Salah!
- Alat dan Bahan yang Dibutuhkan untuk Membuat Kabel Straight
- Langkah-Langkah Membuat Kabel Straight Sendiri
- Gampang Kan?
Rakit LAN Sendiri? Wajib Tahu Kabel Straight Ini! Gak Ribet Kok!
Pernah gak sih, lagi asyik main game online bareng teman, eh tiba-tiba koneksi internet putus? Atau mungkin, printer di kantor gak mau nyambung ke komputer gara-gara masalah jaringan? Pasti bikin frustrasi, kan? Nah, salah satu solusi yang bisa kamu coba adalah merakit jaringan LAN (Local Area Network) sendiri di rumah atau kantor. Kedengarannya rumit? Tenang, gak sesulit yang kamu bayangkan kok!
Baca juga:
Salah satu kunci utama dalam merakit LAN adalah kabel. Dan di antara berbagai jenis kabel, kabel straight adalah yang paling sering digunakan. Yuk, kita bahas tuntas tentang kabel straight ini!
Apa Sih Kabel Straight Itu? Kok Penting Banget?
Kabel straight, atau sering juga disebut kabel lurus, adalah jenis kabel jaringan yang paling umum digunakan untuk menghubungkan perangkat-perangkat yang berbeda jenis dalam sebuah jaringan LAN. Contohnya, menghubungkan komputer ke switch, router ke switch, atau komputer ke router.
Kenapa penting banget? Bayangin gini, kamu mau kirim surat ke teman. Nah, kabel straight ini ibarat jalan yang menghubungkan rumah kamu ke rumah teman. Kalau jalannya salah atau rusak, suratnya gak akan sampai, kan? Sama halnya dengan jaringan LAN, kalau kabel yang digunakan salah, data gak akan bisa dikirim dan diterima dengan benar.
Ciri utama kabel straight adalah urutan warna kabel pada kedua ujung konektor RJ45-nya sama persis. Jadi, kalau ujung pertama urutannya putih-oranye, oranye, putih-hijau, biru, putih-biru, hijau, putih-cokelat, cokelat, maka ujung kedua juga harus sama persis.
Kenapa Harus Kabel Straight? Apa Bedanya dengan Kabel Lain?
Mungkin kamu bertanya-tanya, “Kenapa harus kabel straight? Bukannya ada kabel lain juga?” Pertanyaan yang bagus! Memang ada jenis kabel lain, yaitu kabel cross. Perbedaan mendasar antara kabel straight dan kabel cross terletak pada urutan warna kabel di kedua ujungnya.
Kabel Straight: Ujung A dan Ujung B memiliki urutan warna yang sama persis.
Kabel Cross: Urutan warna kabel pada Ujung A dan Ujung B berbeda. Ujung A biasanya menggunakan standar T568A, sedangkan Ujung B menggunakan standar T568B.
Nah, kabel cross biasanya digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang sejenis, contohnya komputer ke komputer, atau switch ke switch. Kalau kamu salah menggunakan kabel, misalnya menggunakan kabel straight untuk menghubungkan dua komputer, ya jelas jaringannya gak akan berfungsi.
Urutan Warna Kabel Straight yang Benar: Jangan Sampai Salah!
Ini dia bagian yang paling penting! Urutan warna kabel straight yang benar adalah kunci utama agar jaringan LAN kamu berfungsi dengan baik. Berikut urutan warna kabel straight yang harus kamu ingat:
1. Putih-Oranye
2. Oranye
3. Putih-Hijau
4. Biru
5. Putih-Biru
6. Hijau
7. Putih-Cokelat
8. Cokelat
Pastikan kamu memasang kabel dengan urutan warna yang tepat di kedua ujung konektor RJ45. Gunakan alat crimping yang berkualitas agar kabel terpasang dengan kuat dan tidak mudah lepas.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan untuk Membuat Kabel Straight
Sebelum mulai merakit kabel straight, pastikan kamu sudah menyiapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan:
Kabel UTP: Pilih kabel UTP Cat5e atau Cat6 sesuai kebutuhan.
Konektor RJ45: Pilih konektor RJ45 yang sesuai dengan jenis kabel UTP yang kamu gunakan.
Tang Crimping: Alat untuk memasang konektor RJ45 ke kabel UTP.
LAN Tester: Alat untuk menguji apakah kabel yang kamu buat berfungsi dengan baik.
Cutter atau Gunting: Untuk memotong dan mengupas kabel UTP.
Langkah-Langkah Membuat Kabel Straight Sendiri
Oke, sekarang kita masuk ke langkah-langkah membuat kabel straight sendiri. Ikuti langkah-langkah berikut dengan seksama:
1. Potong kabel UTP sesuai panjang yang kamu butuhkan.
2. Kupas bagian luar kabel UTP sekitar 2-3 cm menggunakan cutter atau tang crimping. Hati-hati jangan sampai melukai kabel di dalamnya.
3. Pisahkan dan luruskan kedelapan kabel di dalam kabel UTP.
4. Urutkan kabel sesuai urutan warna kabel straight yang sudah kita bahas sebelumnya (Putih-Oranye, Oranye, Putih-Hijau, Biru, Putih-Biru, Hijau, Putih-Cokelat, Cokelat).
5. Ratakan ujung kabel menggunakan cutter atau gunting agar semua kabel memiliki panjang yang sama.
6. Masukkan kabel ke dalam konektor RJ45 dengan urutan warna yang benar. Pastikan semua kabel masuk sepenuhnya ke dalam konektor.
7. Crimping konektor RJ45 menggunakan tang crimping. Pastikan konektor terpasang dengan kuat dan tidak mudah lepas.
8. Ulangi langkah 1-7 untuk ujung kabel yang lain. Pastikan urutan warnanya sama persis dengan ujung pertama.
9. Uji kabel menggunakan LAN tester. Jika semua lampu indikator menyala dengan urutan yang benar, berarti kabel yang kamu buat sudah berfungsi dengan baik.
Baca juga:
Gampang Kan?
Merakit kabel straight sendiri memang membutuhkan sedikit ketelitian, tapi sebenarnya gak terlalu sulit kok. Dengan memahami konsep dan mengikuti langkah-langkah yang benar, kamu pasti bisa membuat kabel straight sendiri dan membangun jaringan LAN impianmu! Selamat mencoba!
Penulis:
