Perbandingan Kinerja Jaringan Wireless dan Jaringan Kabel di Lingkungan Sekolah

Cara Cek Kabel Cross Asli atau Rakitan Sendiri
Views: 4

Pendahuluan

Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) adalah protokol yang secara otomatis memberikan alamat IP dan informasi jaringan lainnya kepada perangkat yang terhubung ke jaringan. Dengan DHCP, pengelolaan IP menjadi lebih efisien tanpa perlu konfigurasi manual pada tiap perangkat.

Mikrotik RouterOS merupakan sistem operasi berbasis Linux yang populer digunakan untuk manajemen jaringan, termasuk sebagai DHCP Server. Artikel ini akan membahas langkah-langkah konfigurasi DHCP Server menggunakan Mikrotik RouterOS.

baca juga : Pakai Kabel Cross, Kerja Jaringan Tanpa Drama!


Apa itu DHCP Server?

DHCP Server berfungsi untuk menyediakan alamat IP secara otomatis kepada client di jaringan, menghindari konflik IP, serta mempermudah pengelolaan jaringan, khususnya di lingkungan dengan banyak perangkat.


Persiapan

  • Perangkat Mikrotik Router (RouterBOARD atau virtual)
  • Akses ke Mikrotik RouterOS melalui Winbox, WebFig, atau terminal CLI
  • Jaringan lokal yang sudah terhubung dengan Mikrotik

Langkah-langkah Konfigurasi DHCP Server di Mikrotik

1. Login ke Mikrotik

Gunakan aplikasi Winbox atau akses via web atau terminal, lalu login dengan username dan password yang valid.

2. Set IP Address pada Interface

Pastikan interface yang akan digunakan untuk DHCP Server sudah memiliki IP statis.

Contoh:

csharpSalinEdit/ip address add address=192.168.10.1/24 interface=ether2

3. Konfigurasi DHCP Server

  • Masuk ke menu DHCP Server: bashSalinEdit/ip dhcp-server
  • Tambahkan DHCP Server pada interface yang diinginkan: pgsqlSalinEditadd address-pool=dhcp_pool disabled=no interface=ether2 lease-time=3d name=dhcp1

4. Buat Address Pool

Address pool adalah rentang IP yang akan diberikan ke client.
Contoh:

pgsqlSalinEdit/ip pool add name=dhcp_pool ranges=192.168.10.100-192.168.10.200

5. Atur Network DHCP

Definisikan network yang menggunakan DHCP:

pgsqlSalinEdit/ip dhcp-server network add address=192.168.10.0/24 gateway=192.168.10.1 dns-server=8.8.8.8

6. Aktifkan DHCP Server

Jika DHCP Server masih dalam keadaan disabled, aktifkan:

bashSalinEdit/ip dhcp-server enable dhcp1

Verifikasi DHCP Server

  • Periksa status DHCP Server: bashSalinEdit/ip dhcp-server print
  • Lihat daftar client yang mendapat IP: bashSalinEdit/ip dhcp-server lease print

Manfaat DHCP Server di Mikrotik

  • Otomatisasi pemberian alamat IP
  • Memudahkan pengelolaan jaringan skala kecil hingga besar
  • Mengurangi konflik IP
  • Mendukung pengaturan lease time sesuai kebutuhan

penulis : revando pratama

Views: 4
Perbandingan Kinerja Jaringan Wireless dan Jaringan Kabel di Lingkungan Sekolah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top