Begini Cara Blokir Situs Lewat Mikrotik, Ampuh! Dijamin Internet Anak Aman!
Internet memang jendela dunia, tapi kadang jendela itu menampilkan hal-hal yang sebaiknya tidak kita lihat, apalagi anak-anak kita. Sebagai orang tua, kita pasti khawatir dengan konten negatif yang bertebaran di dunia maya. Untungnya, ada cara jitu untuk memblokir situs-situs yang tidak pantas, yaitu dengan menggunakan Mikrotik!
Baca juga:Nonton Film di Tenda? Proyektor Ini Jawabannya
Mikrotik? Apaan tuh? Singkatnya, Mikrotik adalah perangkat router yang punya banyak fitur canggih, termasuk kemampuan untuk memblokir website. Router ini populer banget di kalangan pengelola jaringan, mulai dari warnet, kantor, sampai rumah tangga. Nah, kali ini kita akan membahas cara blokir situs lewat Mikrotik dengan bahasa yang mudah dipahami, tanpa ribet!
Kenapa Harus Blokir Situs dengan Mikrotik? Emang Ada Manfaatnya?
Pertanyaan yang bagus! Jawabannya tentu saja ada. Manfaat blokir situs dengan Mikrotik itu banyak banget, di antaranya:
Melindungi Anak dari Konten Negatif: Ini yang paling utama. Kita bisa memblokir situs-situs pornografi, kekerasan, perjudian, atau konten lain yang tidak sesuai dengan usia anak-anak.
Meningkatkan Produktivitas: Di kantor atau tempat kerja, memblokir situs-situs hiburan atau media sosial bisa membantu karyawan untuk lebih fokus pada pekerjaan mereka.
Menghemat Bandwidth: Beberapa situs yang berat dan jarang digunakan bisa memakan bandwidth internet kita. Dengan memblokirnya, kita bisa menghemat kuota dan membuat koneksi internet lebih stabil.
Mencegah Malware dan Virus: Beberapa situs berbahaya seringkali menjadi sarang malware dan virus. Memblokir situs-situs tersebut bisa membantu melindungi perangkat kita dari ancaman siber.
Oke, Siap Blokir! Gimana Caranya?
Sebelum mulai, pastikan kamu sudah memiliki router Mikrotik dan sudah terhubung ke jaringan internet. Selain itu, kamu juga perlu akses ke Winbox, yaitu aplikasi untuk mengkonfigurasi Mikrotik. Kalau belum punya, kamu bisa download Winbox secara gratis di situs resmi Mikrotik.
Berikut adalah langkah-langkah untuk blokir situs lewat Mikrotik:
1. Login ke Mikrotik: Buka Winbox dan masukkan alamat IP Mikrotik, username, dan password. Jika ini pertama kalinya kamu menggunakan Mikrotik, biasanya username default-nya adalah “admin” tanpa password.
2. Buka Menu IP > Firewall: Di Winbox, cari menu “IP” kemudian pilih “Firewall”. Ini adalah tempat kita akan membuat aturan untuk memblokir situs.
3. Buat Rule Baru: Klik tombol “+” untuk menambahkan rule baru. Di jendela yang muncul, ikuti langkah-langkah berikut:
Tab General:
Chain: Pilih “forward”.
Src. Address: Kosongkan (biarkan default)
Dst. Address: Kosongkan (biarkan default)
Protocol: Pilih “6 (tcp)”.
Dst. Port: Pilih “80,443” (port untuk HTTP dan HTTPS).
Tab Advanced:
Content: Masukkan nama domain situs yang ingin diblokir. Misalnya, “www.situsporno.com” (ingat, ini hanya contoh!).
Tab Action:
Action: Pilih “drop”.
4. Apply dan OK: Setelah semua pengaturan selesai, klik “Apply” kemudian “OK”.
Selesai! Sekarang, situs yang kamu masukkan tadi seharusnya sudah tidak bisa diakses lagi dari jaringan internet kamu.
Blokir Situs Kok Ribet Banget? Ada Cara yang Lebih Mudah?
Memang, cara di atas terlihat agak rumit. Tapi, ada cara lain yang lebih mudah, yaitu dengan menggunakan Layer 7 Protocol. Cara ini memungkinkan kita untuk memblokir situs berdasarkan pola URL-nya, bukan hanya domainnya saja.
Caranya adalah:
1. Buat Layer 7 Protocol: Di menu Firewall, pilih tab “Layer7 Protocol”. Klik tombol “+” untuk menambahkan layer 7 protocol baru.
2. Name: Beri nama untuk layer 7 protocol ini, misalnya “BlokirSitus”.
3. Regexp: Masukkan regular expression (regex) untuk pola URL yang ingin diblokir. Contohnya, untuk memblokir semua URL yang mengandung kata “dewasa”, kamu bisa menggunakan regex seperti ini: `.dewasa.`.
4. Apply dan OK: Klik “Apply” kemudian “OK”.
5. Buat Rule Firewall: Kembali ke tab “Filter Rules” dan buat rule baru seperti sebelumnya.
Tab General: Sama seperti sebelumnya, atur Chain ke “forward”, Protocol ke “6 (tcp)”, dan Dst. Port ke “80,443”.
Tab Advanced:
Layer7 Protocol: Pilih layer 7 protocol yang sudah kamu buat tadi, yaitu “BlokirSitus”.
Tab Action: Pilih “drop”.
6. Apply dan OK: Klik “Apply” kemudian “OK”.
Dengan cara ini, semua URL yang mengandung kata “dewasa” akan otomatis terblokir, meskipun domainnya berbeda-beda.
Apa Saja Tips Tambahan Biar Blokir Situs Makin Efektif?
Baca juga:
Memahami Peran VLAN dalam Jaringan Modern yang Lebih Aman
Update Daftar Situs yang Diblokir Secara Berkala: Situs-situs berbahaya terus bermunculan. Jadi, pastikan kamu selalu memperbarui daftar situs yang diblokir secara berkala.
Gunakan Kombinasi Metode: Kamu bisa menggabungkan metode blokir domain dan blokir menggunakan Layer 7 Protocol untuk hasil yang lebih efektif.
Blokir Proxy dan VPN: Beberapa orang mungkin mencoba mengakses situs yang diblokir dengan menggunakan proxy atau VPN. Kamu bisa memblokir proxy dan VPN dengan menambahkan rule firewall yang memblokir port-port yang sering digunakan oleh proxy dan VPN.
Pantau Aktivitas Internet: Pantau aktivitas internet di jaringan kamu secara berkala untuk mendeteksi potensi pelanggaran. Kamu bisa menggunakan fitur logging di Mikrotik untuk memantau situs apa saja yang diakses oleh pengguna.
Dengan mengikuti panduan ini, kamu bisa dengan mudah memblokir situs-situs yang tidak pantas dan melindungi keluarga atau lingkungan kerjamu dari konten negatif di internet. Selamat mencoba!
Penulis:Dina eka anggraini
