Ancaman siber saat ini telah menjadi perhatian serius bagi masyarakat Indonesia. Salah satu kasus yang menjadi sorotan adalah serangan ransomware terhadap Pusat Data Nasional (PDNS), dengan permintaan tebusan fantastis sebesar USD 8 juta. Kasus ini memicu kekhawatiran baru akan ancaman siber yang terus meningkat, baik terhadap individu maupun organisasi.
baca juga : Identitas Satuan Pendidikan: Pentingnya Menetapkan Identitas dalam Sistem Pendidikan di Indonesia
Namun, di balik pemberitaan kasus besar tersebut, ada ribuan bahkan jutaan serangan siber lain yang menargetkan berbagai sektor di Indonesia. Hal ini menjadi peringatan keras bagi instansi pemerintah maupun perusahaan untuk segera memperkuat strategi keamanan data. Salah satu langkah efektif yang bisa diambil adalah dengan mengadopsi metode threat hunting, sebuah pendekatan proaktif untuk mendeteksi dan mencegah ancaman siber sebelum menyebabkan kerusakan yang lebih besar.
Praktisi Cyber Security : Gayu Gumelar
