Di era digital yang terus berkembang, kebutuhan akan perlindungan jaringan semakin kompleks, seiring dengan tren kerja jarak jauh dan pemanfaatan infrastruktur cloud yang semakin meluas. Dua teknologi utama yang banyak dibicarakan dalam konteks keamanan jaringan adalah SASE (Secure Access Service Edge) dan VPN (Virtual Private Network). Meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama untuk melindungi koneksi pengguna dari ancaman siber, cara kerjanya, skala penerapan, dan tingkat perlindungannya sangat berbeda.
Baca Juga : Blok Pendidikan: Konsep, Manfaat, dan Implementasi untuk Kemajuan Sistem Pendidikan
Definisi SASE (Secure Access Service Edge)
Secure Access Service Edge (SASE) adalah pendekatan yang mengintegrasikan jaringan area luas berbasis perangkat lunak (SD-WAN) dengan berbagai solusi keamanan seperti secure web gateway (SWG), cloud access security broker (CASB), firewall sebagai layanan (FWaaS), dan Zero Trust Network Access (ZTNA) dalam satu platform berbasis cloud. Dengan menyatukan elemen-elemen ini, SASE tidak hanya melindungi koneksi jaringan, tetapi juga menyederhanakan manajemen keamanan dan mendukung kebutuhan jaringan bisnis yang terus berkembang.
Definisi VPN (Virtual Private Network)
Virtual Private Network (VPN) adalah teknologi yang menciptakan jalur aman dengan mengenkripsi data saat data tersebut dikirimkan antara perangkat dan server melalui internet. VPN bekerja dengan menyembunyikan alamat IP asli perangkat pengguna dan mengalihkan lalu lintas internet melalui server yang berbeda, membuat perangkat terlihat seperti berasal dari lokasi server VPN. Data yang dikirimkan dijaga dengan enkripsi, yang membuatnya hanya dapat diakses oleh pengguna yang berwenang, menggunakan standar enkripsi seperti Transport Layer Security (TLS) dan Internet Protocol Security (IPsec).
Baca Juga : Bapak Pelopor Pendidikan: Inspirasi Besar dalam Perjalanan Pendidikan Dunia
Cara SASE dan VPN Melindungi dari Serangan Siber
Berikut ini adalah cara SASE dan VPN bekerja bersama untuk meningkatkan keamanan data:
- VPN untuk Akses Lokal dan Jarak Jauh
VPN sangat efektif untuk mengamankan koneksi jarak jauh, terutama saat karyawan mengakses jaringan perusahaan dari lokasi yang tidak aman, seperti rumah atau jaringan Wi-Fi publik. VPN mengenkripsi data yang dikirimkan antara perangkat dan server perusahaan, sehingga menyulitkan pihak ketiga untuk mengakses informasi penting. VPN juga menjadi solusi tambahan bagi karyawan yang bekerja dari kantor atau langsung terhubung ke jaringan perusahaan. - SASE untuk Keamanan Cloud dan Akses Fleksibel
SASE menawarkan perlindungan lebih luas dengan memastikan keamanan akses ke aplikasi berbasis cloud seperti SaaS (Software as a Service) dan platform cloud lainnya. Dengan berbagai fitur keamanan seperti firewall, Secure Web Gateway (SWG), dan Zero Trust Network Access (ZTNA) yang semuanya dioperasikan melalui cloud, SASE dapat memverifikasi, mengautentikasi, dan mengenkripsi data secara real-time, melindungi data yang sedang diproses dan mencegah serangan pada aplikasi cloud. - Akses Zero Trust melalui SASE
SASE menerapkan prinsip Zero Trust Network Access (ZTNA), yang memastikan bahwa setiap perangkat dan pengguna diverifikasi terlebih dahulu sebelum diberi akses ke sumber daya tertentu. Berbeda dengan VPN yang hanya bergantung pada lokasi atau jaringan, ZTNA memberikan akses berdasarkan identitas dan konteks, yang memberikan lapisan perlindungan ekstra bagi data sensitif, bahkan ketika pengguna mengakses dari perangkat atau lokasi yang berbeda. - Integrasi Pemantauan dan Manajemen Ancaman
Ketika SASE dan VPN diterapkan bersama, kedua teknologi ini dapat dikelola dalam satu platform keamanan yang terintegrasi. Melalui penggunaan alat pemantauan seperti Security Information and Event Management (SIEM), ancaman yang berasal dari akses VPN dan SASE dapat dipantau secara terpusat. Hal ini memungkinkan identifikasi potensi ancaman di seluruh jaringan dan tindakan cepat untuk mengatasi masalah keamanan yang mungkin muncul.
Praktisi Cyber Security : Gayu Gumelar
